Zaman yang semakin maju membuat mobilitas orang-orang semakin tinggi. Gaya hidup pun berubah sesuai tuntutan lingkungan. Akibatnya, kesehatan ter korbankan. Salah satu masalah kesehatan klasik yang kerap menghantui people zaman now adalah sembelit.

Perubahan Life Style Mempengaruhi Pola Makan

Sedikit-sedikit nongkrong di tempat makan. Itulah gaya hidup kebanyakan orang. Makannya memang banyak, tapi sayangnya hal itu tidak diimbangi oleh gizi yang masuk. Lambung tidak berhenti menggiling, sedangkan serat yang terkandung dalam makanan kita tidak memenuhi kebutuhan harian. Akibatnya, terjadilah masalah pencernaan yang salah satunya berujung pada sembelit.

Sembelit atau konstipasi merupakan keadaan di mana terjadi penurunan pergerakan usus, sehingga mengakibatkan susah buang air besar dalam jangka waktu yang cukup panjang. Sembelit bisa jadi masalah serius bila diabaikan. Zat buangan yang tak kunjung keluar dari tubuh bisa berbalik menjadi racun di dalam. Karena itu, jangan menganggap remeh penyakit ini.

Ubah Kebiasaan Buruk Untuk Mengurangi Sembelit

Gaya hidup yang tidak sehat sangat mempengaruhi timbulnya sembelit. Mereka yang kekurangan serat cenderung rentan mengalami konstipasi. Kalian tidak ingin bukan menjadi salah satu orang yang terkena sembelit? Maka mulailah menjaga kondisi diri dengan cara berikut ini:

  1. Biasakan banyak minum air putih

Takaran air putih yang dianjurkan bagi tubuh adalah sebanyak 1,5 liter sampai 2 liter. Memperbanyak asupan cairan akan membantu kinerja usus. Usahakan tetap jaga agar cairan tubuh tidak berkurang terlalu banyak.

  1. Biasakan makan buah dan sayur

Kandungan serat, vitamin, dan mineral dalam sayur serta buah-buahan sangat bermanfaat bagi tubuh. Sistem pencernaan membutuhkan serat agar dapat bekerja dengan baik. Misalnya buah pepaya. Buah yang satu itu telah kondang dengan fungsinya yang bisa membantu meredakan konstipasi.

  1. Cobalah berolahraga

Mungkin dari kalian banyak yang heran, memangnya olahraga mempengaruhi sembelit?

Bisa. Di beberapa olahraga tertentu, dalam hal ini senam, ternyata mampu membantu meningkatkan gerakan makanan di usus besar, membantu kelancaran saluran pernapasan, dan mengoptimalkan kerja jantung. Efeknya, terjadi gerakan kontraksi alami dan membantu saluran pencernaan bekerja lebih baik.

Sederhana bukan? Marilah sama-sama menjaga kesehatan pencernaan demi kualitas hidup yang lebih baik.

Related posts: