High heels adalah salah satu sepatu yang hampir dimiliki setiap wanita dewasa. Sepatu high heels dianggap meningkatkan kecantikan dan penampilan diri seorang wanita. Beberapa profesi biasanya mengharuskan seseorang untuk menggunakan high heels. Selain itu, sepatu high heels juga harus digunakan untuk beberapa acara tertentu seperti wisuda, pergi ke pesta dan acara formal lainnya.

Bagi kalangan selebritis, sepatu high heels sepertinya digunakan hampir setiap hari. Terlebih lagi bagi para PSG yang sering Anda temui di mall mereka selalu menggunakan high heels. Dalam satu hari, mereka bisa menggunakan high heels selama lebih dari 8 jam.

Menggunakan high heels memang tidak ada salah. Namun, penggunaan high heels secara berlebihan dan melewati batas normal dapat mengganggu kesehatan. Bagaimana bisa?

Tips Menggunakan High Heels

Wanita yang menggunakan high heels, lutut kakinya bekerja lebih keras daripada biasanya. Untuk wanita yang memiliki berat badan berlebih, penggunaan high heels ini dapat menyebabkan osteoarthritis yakni pengapuran atau munculnya tulang muda baru. Tulang rawan pada lulut juga bisa rusak.

Untuk menghindari berbagai dampak penggunaan high heels bagi kesehatan, Anda bisa melakukan tips berikut:

  1. Memilih ukuran yang tepat

Jangan gunakan high heels dengan ukuran terlalu kecil. High heels yang terlalu sempit dapat membuat tekanan kaki semakin tinggi sehingga dapat menyebabkan nyeri kaki dan otot. Lebih baik, pilih ujung sepatu yang lebar agar lebih leluasa ketika berjalan.

  1. Memilih tinggi high heels yang tepat

Lebih baik gunakan high heels dengan tinggi maksimal 5 cm. Untuk high heels yang tingginya lebih dari 5 cm, cukup gunakan hanya beberapa kali saja. Untuk aktivitas sehari-hari, lebih baik gunakan high heels dengan tinggi satu sampai satu setengah inchi.

  1. Melakukan pemijatan

Setelah menggunakan high heels seharian, berikanlah pemijatan pada kaki Anda. Hal ini bertujuan untuk melancarkan sistem peredaran darah kaki. Bahkan lebih baik lagi lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan tidak ada kelainan dalam tubuh.

Related posts: