Luka adalah salah satu masalah kesehatan yang pernah dialami semua orang. Entah itu luka terbakar, luka tergores, luka tersayat ataupun luka karena kecelakaan. Luka-luka tersebut tentunya sangat sakit terlebih lagi jika mengena hingga bagian dalam. Luka bakar contohnya. Luka ini akan menimbulkan efek panas pada kulit dan membuat rusaknya jaringan-jaringan kulit.

Luka bakar yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi. Luka bakar sering terjadi karena kelalaian ketika berdekatan dengan api seperti ketika memasak, bermain korek dan lain sebagainya. Reaksi yang muncul jika seseorang terkena luka bakar tentunya adalah panik. Orang biasanya akan histeris karena rasa sakit dari luka bakar yang timbul.

Langkah-Langkah Pertolongan Pertama Luka Bakar

Pengobatan luka bakar yang paling tepat adalah dengan memeriksakan ke dokter. Namun sebelum memeriksakan ke dokter, seseorang yang terkena luka bakar harus mendapatkan pertolongan pertama. Karena ketika mendapatkan musibah luka bakar tersebut, belum tentu akan langsung mendapat penanganan dokter. Untuk itu, lakukan penanganan pertama terlebih dahulu.

Penolongan pertama pada penderita luka bakar ini harus tepat. Jika tidak tepat, bisa berakibat fatal hingga infeksi. Apabila Anda menjumpai seseorang yang terkena luka bakar, lakukan hal berikut:

  • Dinginkan luka bakar

Mendinginkan luka bakar dilakukan dengan mengaliri luka bakar menggunakan air dingin selama 10-15 menit. Bisa juga dengan menempelkan handuk yang dibasahi air dingin pada luka tersebut.

  • Lepaskan semua perhiasan

Perhiasan ini biasanya ada pada wanita. Lepaskan semua jenis perhiasan yang menempel di area yang terluka. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya infeksi dan pembengkakan.

  • Cuci dengan air sabun untuk luka yang melepuh

Luka melepuh ini biasanya terjadi karena tubuh yang menempel dengan benda sangat panas seperti knalpot kendaraan. Cuci luka ini dengan air sabun, kemudian oleskan salep antibiotik baru ditutup dengan perban.

  • Konsumsi obat

Jika sakit tak tertahankan bisa mengonsumsi obat anti nyeri seperti acetaminofen atau ibu profen. Jika tetap berlanjut parah, periksakan ke dokter.

Related posts: