Pada zaman yang serba instant seperti saat ini, membuat sesuatu dengan cepat merupakan tuntutan. Tak terkecuali dalam pembuatan baju seragam kerja. Memang dalam pembuatannya kita bisa membina para konveksi untuk mengerjakannya dalam waktu yang singkat sehingga kita bisa menggunakannya pada waktu yang sudah kita tentukan. Namun tahukah kalian bagaimana proses pembuatan baju tersebut dari awal sampai jadi? Jika belum tahu maka kalian bisa simak alurnya di bawah ini

Tahap-Tahap Alur Pembuatan Baju

Pada pembuatan baju ternyata ada 2 tahapan pokok yang setiap tahapnya bisa di perluas untuk menjelaskannya agar lebih bisa dimengerti pembaca yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan.

  1. Tahapan Perencanaan

Dalam tahap ini, dalam pembuatan baju akan dimulai dari konsumennya. Jadi konsumen akan menentukan terlebih dahulu bagaimana model desain yang akan digunakan untuk membuat untuk baju tersebut dan memilih material yang sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan dalam membuat baju seragam kerja tersebut. Jadi itulah hal yang dilakukan pada tahapan perencanaan dalam proses pembuatan seragam.

  1. Tahapan Pelaksanaan

Dan mulai dari tahap ini, semua hal yang menyangkut tentang produksi seragam akan dimulai. Yaitu pertama-tama para orang-orang di konveksi akan mengumpulkan bahan atau kain yang diperlukan untuk membuat seragam tersebut. Lalu yang kedua yaitu penyesuaian ukuran dengan desain lalu dilanjutkan dengan memotong kain sesuai yang dibutuhkan oleh desain tersebut. Setelah semua kain selesai dipotong, maka mereka akan mulai menjahit setiap kain yang sudah dipotong tadi agar menjadi seragam, dan nanti akan terbentuk seragam yang belum rapi. Lalu mereka akan melakukan control quality untuk mengecek jahitan mereka tadi.

Setelah itu mereka mulai memberi aksesoris pada seragam mereka tadi seperti bed, kantong, kancing dan lain-lain. Dan tahap terakhir yaitu mereka mulai merapikan baju seragam kerja tadi yang sudah jadi dan membuang sisa-sisa benang dan masih ada dan melakukan control quality lagi untuk mengecek kualitas dari seragam tersebut apakah sudah layak pakai atau tidak.

Related posts: