Gejala jantung koroner memang patut untuk Anda ketahui. Pasalnya sekarang di Indonesia sudah semakin banyak pengidap penyakit jantung. Tidak hanya orang tua saja, akan tetapi orang-orang yang masih berusia 30-an pun banyak yang mengidapnya. Hal tersebut bisa terjadi karena kebiasaan sehari-hari yang memang kurang menyehatkan. Untuk itu jangan sampai penyakit jantung diderita oleh Anda juga. Sebelum semuanya terlambat, Anda harus segera mengetahui tentang beberapa macam gejala penyakit jantung. Dengan mengetahui beberapa gejalanya, maka Anda jadi bisa lebih mudah mengontrol agar jantung Anda tidak terlampau parah.

Beberapa Gejala Jantung Yang Ringan Dan Sering Timbul

Ada beberapa macam gejala yang sering disalah artikan. Banyak orang mengira bahwa gejala yang sedang dirasakan oleh tubuh hanya berupa gejala penyakit meriang atau gejala penyakit sederhana lainnya. Padahal jika ditelusuri lebih jauh, itu bisa jadi merupakan salah satu dari gejala jantung koroner. Nah agar Anda lebih paham, tentu saja harus membaca informasi seputar gejalanya di sini.

  • Merasakan nyeri bagian dada

Kebanyakan orang pasti sudah pernah merasakan nyeri bagian dada. Hal tersebut memang terkadang terjadi tiba-tiba tanpa adanya permasalahan serius di dalam tubuh. Akan tetapi jika nyeri terlalu sering dirasakan, bahkan sampai kram dan kejang, hal tersebut harus di waspadai. Pasalnya bisa saja itu karena kekurangan oksigen yang masuk ke dalam jantung.

  • Merasakan mual dan nafsu makan menurun

Gejala ini juga sangat umum dan sering dirasakan oleh siapa pun. Akan tetapi mulai sekarang Anda harus bisa lebih berhati-hati. Pasalnya gejala ini bisa jadi salah satu tanda bahwa Anda terkena gejala penyakit jantung. Untuk lebih jelasnya, Anda pun bisa langsung datang ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  • Sering alami pusing dan berkeringat

Pusing ini karena sirkulasi darahnya kurang lancar. Hal tersebut disebabkan oleh jantung yang kekurangan daya dalam memompa darah. Selain itu gejala jantung koroner yang paling sering timbul adalah berkeringat, padahal Anda tidak melakukan aktivitas apapun. Keringat yang keluar pun berlebihan, sehingga jika Anda mengalaminya, segeralah periksakan ke dokter.

Related posts: